Home Hot Issue Timses Bupati Diduga Kangkangi Proyek Paleteang

Timses Bupati Diduga Kangkangi Proyek Paleteang

Kajinews, Pinrang  _  Kegiatan pembangunan sejumlah kelurahan di Kabupaten Pinrang saat ini tengah berjalan.

Demikian halnya di Kecamatan Paleteang. Enam kelurahan disana melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur yang melibatkan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) sebagai pengelola kegiatan.

Anggaran Pembangunan yang bersumber dari Dana Tambahan Kelurahan sebagai dana penyeimbang Dana Desa itu jumlahnya berkisar 300 juta rupiah per kelurahan.

Sayangnya, pelaksanaan sejumlah kegiatan enam kelurahan di Kecamatan Paleteang itu diduga “dikangkangi” oleh salah satu oknum timses Bupati Pinrang yang terpilih pada Pilkada Pinrang 2018 lalu.

Oknum yang berinisial “HR” itu, diduga meloby para lurah dengan memanfaatkan kekuatannya agar mendapatkan jatah, meskipun, telah dibentuk Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang terdiri dari Pengurus LKK masing-masing kelurahan.

Akibatnya, TPK tak mampu berbuat maksimal untuk mengelola kegiatan karena campur tangan oknum “HR”.

TPK hanya jadi pelengkap karena yang melaksanakan kegiatan adalah “HR”, sementara administrasi dan pertanggungjawaban dilakukan TPK.

Prilaku “HR” itu justru mendapat dukungan dari Sekcam Paleteang A. Sinapati (kemanakan Bupati Pinrang, A. Irwan Hamid).

Parahnya, Camat Paleteang tak mampu berbuat banyak, termasuk para Lurah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada penggunaan anggaran tambahan kelurahan tersebut.

Koordinator Indonesia Timur Corruption Watch (ITCW) Pinrang Jasmir Lainting menyampaikan bahwa apa yang dilakukan HR tentu tidak akan baik bagi warga Paleteang, dimana, hal itu akan membuat masyarakat kurang simpati terhadap kebijakan bupati.

“Ya, masyarakat mungkin menerima saja. Tetapi dibelakang hari, mereka pasti kecewa bahkan mungkin akan mengutuk,” kata Jasmir.

Jasmir bahkan meminta agar setiap TPK sebagai pengelola kegiatan untuk berhati-hati dan tidak melibatkan oknum-oknum yang mengatasnamakan suruhan bupati atau pejabat lainnya.

“TPK mesti menolak hal seperti itu, dan harus lebih profesional mengawal pelaksanakan kegiatan pembangunan kemasyarakatan tanpa intervensi dari pihak-pihak luar. Sebab, jika tidak, maka TPK harus siap menghadapi aspek hukum jika timbul permasalahan, karena oknum-oknum tersebut tidak akan terjerat hukum dan akan melenggang bebas,” bebernya.

Jasmir juga meminta agar para lurah tidak manggut-manggut dan tidak tunduk pada perkataan oknum-oknum tersebut.

“Kalau hanya memilih mengikuti perkataan oknum seperti itu, jangan jadi lurah, lebih baik menjadi tukang ojek, yang bisa disuruh kesana-kemari,” tegas Jasmir.

Dia juga menegaskan, pihaknya tidak akan luput melakukan pengawalan terhadap kegiatan pembangunan ini, terlebih lagi jika anggarannya bersumber dari negara. / *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pokja & PPK Dinas PUPR Jeneponto Dapat Kritik Tajam Dari Lsm Kompleks

Kaji-News, Jeneponto | Proyek Pembangunan Infrastruktur Trotoar/Pedestrian Jalan/Drainase paket IV (empat) Dinas Pekerjaan Umum dan Penetaan Ruang Bidang Bina Marga Kabupaten Jeneponto tahun anggaran...

Lampu Jalan Tidak Berfungsi Normal, Jembatan Kuning Bak Jembatan Bolong

Kajinews, Mamuju  _  Jembatan di kaki Gunung Gandang Dewata yang melintas diatas Sungai Takandeang itu adalah pengganti Jembatan Bolong. Namanya Jembatan Kuning. Terletak di...

Tak Penuhi Espektasi Masyarakat, Jembatan Kuning Mamuju Terabaikan

Kajinews, Mamuju  _  Jembatan dengan konstruksi kolong pertama di Indonesia, Jembatan Kuning bukan hanya kebangaan Sulbar tapi kebangaan masyarakat Indonesia. Sayangnya, saat ini, pengemudi roda...

Letkol Nav Janur Yudo Anggoro MTr (Han) Jabat Danskadik 403 Lanjut Adi Sumarmo

Kajinews, Mamuju  _  Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Adrian P Damanik ST memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Skadron Pendidikan (Danskadik) 403 Lanud...

Kisruh Tambang di Pinrang, Kajati Sulsel Mengaku Berkoordinasi dan Bekerjasama Beberapa Pihak

Kajinews, Mamuju  _  Terkait permasalahan tambang yang ada di wilayahnya, Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar SH MH menyampaikan kalau pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa...
%d bloggers like this: