Mamuju, Kaji-news.com – Pelarian pelaku pembunuh tukang ojek akhirnya dihentikan dan teamsus polres mamuju telah menjemput pelaku.

Pelaku ditangkap di Kabupaten Gowa, Prov. Sulsel, Senin 05 juli 2021, sekitar pukul 17.00 wita.

Melalui proses koordinasi dengan Polsek Tinggi Moncong, teamsus lakukan penjemputan terhadap tersangka yang sebelumnya diamankan di Polsek Tinggi Moncong.

Pelaku ditangkap di Batu Lapisi luar Jalan Poros Malino – Sinjai Linkungan Karampuang Kelurahan Malino, Kabupaten gowa Provinsi Sulsel.

Pelaku AB (38) adalah seorang pekerja swasta beralamat di Jl. Cendrawasih Lr 4 no 19 Kel. Tamparang Keke Kota Makassar, Sulsel.

Sebelumnya, AB menikam korban Saenal (40) hingga tewas saat korban tengah memboncengnya ke suatu tempat pada hari minggu (04/07/2021) sore.

See also  Operasi Zebra di Bantaeng Menjaring 307 Pelanggar

Usai melakukan aksinya, AB kemudian kabur dengan membawa tas korban berisi sejumlah uang tunai, emas dan sepeda motor merek Honda jenis Revo Nopol DC 3527 PA milik korban.

Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar, S.H., S.I.K menjelaskan bahwa pelaku sedang dalam penjemputan oleh teamsus polresta mamuju di Polsek Tinggi Moncong, Gowa, Sulsel.

“Team kami sedang menjemput pelaku. Untuk proses atau tahap pemeriksaan nantinya akan dilakukan disini, sesui locus delicty” ujar Iskandar.

Di kabupaten gowa, setelah dilakukan penggeledahan terhadap AB, di temukan barang berupa sebilah badik, tas ransel, tas pinggang, uang tunai sebanyak Rp 7.225.000, kalung emas 2 untai, 1 gelang emas dan cincin 2 unit serta KTP atas nama korban Sainal beralamat mamuju sulbar.

See also  Dinilai Lamban, BEM FISIP Unibos Sikapi Kinerja Kejati Sulsel

Hasil introgasi awal, AB mengakui perbuatannya telah melakukan pembunuhan di daerah mamuju dan membawa lari motor korban serta barang pribadi milik korban.

“Modusnya masih didalami, namun menurut pengakuan awal pelaku, ia membunuh korban karena alasan kesal sering di ejek”, ungkap Kapolresta mamuju

Pasca kejadian, Polresta mamuju lansung lakukan olah TKP dan mengejar tersangka, serta melakukan koordinasi lintas Polda

“Sebelumnya kita memang sudah melakukan koordinasi lintas Polda untuk melakukan pencarian terhadap pelaku. Alhamdulillah, kini telah diamankan dan Pelaku tentu akan mempertanggung jawabkan perbuatanya, karena telah melakukan tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun Penjara sesuai pasal 365 Ayat 3 KUHP”, tutup Kombes Pol Iskandar. / *