Sungguminasa, Kajinews – Di penghujung musim hujan tahun ini, dimana curah hujan yang tinggi berimbas pada beberapa sektor kebutuhan masyarakat. Termasuk transportasi.

Berdasarkan pemantauan di beberapa ruas jalan, ditemukan banyaknya ruas jalan bermasalah dengan kondisi berlubang di kabupaten gowa. Akibatnya, terjadi perlambatan arus lalin apalagi pada jam-jam sibuk.

Kondisi jalan yang rusak itu telah berlangsung cukup lama. Meski telah ada upaya dari pihak Bina Marga PUPR Sulsel melakukan perbaikan namun ternyata tidak menyeluruh.

Kanit Diyaksa Sat Lantas Res Gowa Ipda H Misbar, melalui cellulernya membenarkan klarifikasi Kasat Lantas Res Gowa AKP Mustari SH MH bahwa saat ini pihaknya telah menginventarisir ruas-ruas jalan tidak kondusif bagi pengendara.

See also  Ketua Dewan Pemuda Mateng: Hentikan Program Tidak Logis di Desa

Sebelumnya, saat dimintai keterangannya via cellular, Mustari mengakui bahwa selain poros Limbung, pihaknya juga melakukan pendataan ruas jalan poros Malino.

Pengendara roda dua saat melintas mesti ekstra hati-hati saat melintas di Tanetea, Limbung.

Lebih jauh, Mustari menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melaporkan hal tersebut ke Direktorat lalu lintas Polda Sulsel.

Terkait kondisi jalan berlubang yang sangat meresahakan pengendara jalan, Mustari meminta agar instansi terkait segera melakukan upaya-upaya penambalan dan perbaikan jalan berlubang termasuk jalan yang dianggap rawan laka lantas.

“Kami menghimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalan, terutama roda dua,” pinta Mustari.

Beberapa pengendara yang sempat dimintai keterangannya, menyampaikan kalau kondisi jalan berlubang di daerah Tanetea sampai depan pasar Limbung sangat meresahkan mereka. Mereka juga mengakui bahwa perjalanan mereka jadi terhambat sampai ke tujuan.

See also  Pemilihan Ketua OSIS MTs DDI Pasangkayu Adopsi Sistem Pemilu

Para pengendara mempertanyakan lambannya pihak Bina Marga PUPR Prov Sulsel melakukan perbaikan jalan berlubang.

“Jangan sampai jatuh korban baru ditangani atau mungkin saja mereka menunggu dulu laporan bahwa kendaraan kami rusak atau ada kecelakaan baru mereka perbaiki jalan,” sebut warga. / Irawan