Kajinews, Bulukumba  _  Hingga kini Pemda Bulukumba gencar lakukan pembangunan bahkan sampai ke pelosok desa. Masyarakat merespon dan mengapresiasi upaya pemerintah tersebut. Sayangnya, niat baik pemerintah tidak sejalan dengan pelaksana di lapangan.

Seperti apa kejadian di Kelurahan Ballasaraja. Saat ini, disana sedang berjalan proyek perintisan jalan tani milik Dinas Pertanian Bulukumba. Warga Lingkungan Bontorihu, pada Sabtu (11/08/2018) mengeluhkan proyek yang tidak sesuai spek.

Salah seorang warga, Andi Idhul (26) yang melihat kalau pelaksana proyek bekerja asal-asalan bermaksud memberi saran kepada kontraktor yang saat itu berada di lokasi. Namun niat baiknya tidak diterima bahkan ia diusir dan diancam akan diadukan ke orangtua wakil bupati bulukumba. Parahnya lagi, kontraktor mengancam akan menghentikan pekerjaan jika masyarakat ikut campur.

See also  Letkol Nav Janur Yudo Anggoro MTr (Han) Jabat Danskadik 403 Lanjut Adi Sumarmo

“Saya tidak terima perlakuan kontraktor yang mencaci maki saya dan mengancam akan menghentikan pekerjaan tersebut serta melaporkan saya ke orangtua wakil bupati bulukumba. Apa hubungannya pekerjaan jalan tani  dengan orang tua wabup bulukumba,” kata dia keheranan.

Andi Idhul mengakui kalau awalnya ia hanya meminta pengerukan  selokan yang ada di pinggir jalan tani agar digali dengan kedalaman antara ½ sampai 1 meter sehingga saat hujan tiba air tidak akan menggenangi pekarangan warga.

Warga mengaku kalau proyek pekerjaan perintisan jalan tani yang ada di Kampung Ulugalung Lingkungan Bontorihu tak sesuai harapan mereka, selain itu,  konsultan pengawas tak pernah mereka temui dilokasi pada saat pekerjaan berjalan sehingga proyek tersebut dikerja asal jadi.  / AA