Home Ekonomi & Bisnis Ramadan ini Disperdastri Gowa Rutin Lakukan Sidak Pasar

Ramadan ini Disperdastri Gowa Rutin Lakukan Sidak Pasar

Kajinews, Sungguminasa  _  Pemkab Gowa melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdastri) terus melakukan pemantauan dan pengawasan para pedagang di pasar-pasar, guna pengendalian dan terciptanya harga stabil dari semua jualan para pedagang.

Peringatan batasan harga wajar, terus dilahirkan dan disampaikan secara jelas dan tegas kepada semua pedagang di pasar, disertai sanksi tegas dan nyata ketika ada pelanggaran yang terjadi.

Dari pantauan, hari kelima bulan suci ramadhan ini, Disperdastri bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah kembali melakukan pengawasan dalam bentuk tindak nyata Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Rakyat Limbung, Kecamatan Bajeng pada, Jumat (10/5).

Kabid Perdagangan Disperdastri, H Muhammad Rais, pada sidak tersebut menyampaikan bahwa sidak dilakukan untuk memantau harga beberapa bahan pokok yang kemarin sempat naik secara signifikan.

“Alhamdulillah, kami kembali memantau pasar terhadap beberapa  bahan pokok yang bergejolak seperti, harga bawang putih, bawang merah dan ayam. Kami menemukan harga sudah cenderung stabil bahkan sudah lebih rendah, dibandingkan dengan sehari jelang ramadhan kemarin,” jelas Muhammad Rais.

Rais mengaku, untuk ayam potong sudah mengalami penurunan dari harga Rp 60 ribuan/ekor kini menjadi Rp 45 – 50 ribu/ekor, harga bawang merah sudah dikisaran Rp 30- 35 ribu/kg, yang sebelumnya bisa mencapai Rp 40 ribu/kg, begitupun dengan bawang putih kini dikisaran Rp 48 – 55 ribu/kg.

“Semua harga jual sudah hampir stabil jika dibanding sebelum ramadhan. Insha Allah kita akan terus tekan harga ini, kami akan terus melakukan Sidak per tiga hari agar bisa lebih memantau jika ada pedagang maupun distributor yang menaikkan harga secara sepihak,” urainya.

Lanjut dikatakan, jika ditemukan adanya pedagang/distributor yang melakukan penimbunan, maka Pemkab Gowa tidak segan-segan mencabut izin distributor tersebut, begitu pun dengan pedagang yang menaikkan harga diatas 15-20 persen dari harga beli maka akan diperingati dan terus dipantau untuk segera menurunkan harga jualannya.

“Rata-rata pedagang pasar ini mengambil barang dari pasar induk sehingga mungkin menaikkan Rp 5 – 7 ribu dari harga belinya dan ini masih normal dibandingkan dengan daerah lain. Insha Allah kami akan terus pantau,” tandas H Muhammad Rais disela-sela Sidaknya di pasar Limbung.

Terkait stok bahan pokok ramadhan ini, Muhammad Rais menandaskan lagi, bahan komoditas dipastikan masih aman hingga jelang idul fitri nantinya.

Dia berharap dengan dilakukannya Sidak hari ini, harga bahan bisa terus ditekan.

Turut melakukan Sidak pasar, diantaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Bagian Ekonomi, Bappeda, Polres, Kodim, dan Satpol PP. / Syahrir AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pokja & PPK Dinas PUPR Jeneponto Dapat Kritik Tajam Dari Lsm Kompleks

Kaji-News, Jeneponto | Proyek Pembangunan Infrastruktur Trotoar/Pedestrian Jalan/Drainase paket IV (empat) Dinas Pekerjaan Umum dan Penetaan Ruang Bidang Bina Marga Kabupaten Jeneponto tahun anggaran...

Lampu Jalan Tidak Berfungsi Normal, Jembatan Kuning Bak Jembatan Bolong

Kajinews, Mamuju  _  Jembatan di kaki Gunung Gandang Dewata yang melintas diatas Sungai Takandeang itu adalah pengganti Jembatan Bolong. Namanya Jembatan Kuning. Terletak di...

Tak Penuhi Espektasi Masyarakat, Jembatan Kuning Mamuju Terabaikan

Kajinews, Mamuju  _  Jembatan dengan konstruksi kolong pertama di Indonesia, Jembatan Kuning bukan hanya kebangaan Sulbar tapi kebangaan masyarakat Indonesia. Sayangnya, saat ini, pengemudi roda...

Letkol Nav Janur Yudo Anggoro MTr (Han) Jabat Danskadik 403 Lanjut Adi Sumarmo

Kajinews, Mamuju  _  Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Adrian P Damanik ST memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Skadron Pendidikan (Danskadik) 403 Lanud...

Kisruh Tambang di Pinrang, Kajati Sulsel Mengaku Berkoordinasi dan Bekerjasama Beberapa Pihak

Kajinews, Mamuju  _  Terkait permasalahan tambang yang ada di wilayahnya, Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar SH MH menyampaikan kalau pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa...
%d bloggers like this: