Kajinews, Mamuju  – Jembatan di kaki Gunung Gandang Dewata yang melintas diatas Sungai Takandeang itu adalah pengganti Jembatan Bolong. Namanya Jembatan Kuning. Terletak di Desa Takandeang, Mamuju.

Diresmikan penggunaannya pada Jum’at 28/03/2014 lalu oleh Anwar Adnan Saleh, Gubernur pertama Provinsi Sulawesi Barat.

Terkenal karena keindahan dan konstruksi kolong pertama di Indonesia.

Sayang, kondisinya saat ini sudah mengalami banyak perubahan. Selain kondisi aspal yang berlubang juga penampakan malam yang gelap karena lampu jalan disana tidak berfungsi normal.

Masyarakat sekitar mengaku kalau lampu jalan disana tidak berfungsi normal sudah berbulan-bulan tanpa ada upaya perbaikan.

“Saat malam hari, lampu hanya berfungsi satu dua jam saja, setelah itu gelap lagi sampai pagi pak,” bebernya.

See also  Hitungan Menit, Mobil Taruna Yang Terbakar di Selayar Berhasil Dipadamkan

Sebelumnya, saat malam, Jembatan Kuning bermandikan cahaya, masyarakat yang melintas jadikan momen itu untuk swa-foto. Kini, sudah tidak terlihat lagi.

Saat malam, akan tampak gelap gulita. Akibatnya, rawan terjadi laka lantas dan tidak kriminal. Hal itu membuat masyarakat sekitar maupun mereka yang melintas jadi cemas.

Salah seorang warga mengakui kalau beberapa hari lalu terjadi kecelakaan, dimana, satu unit truk pengangkut cangkang kelapa sawit terguling dan masuk jurang.

Untuk itu, mereka berharap segera dilakukan pembenahan dan perbaikan sarana penerangan jalan untuk mengembalikan keindahan dan keasrian Jembatan Kuning yang fenomenal. / Rangga