Kajinews, Sungguminasa _  Kemarin, Kamis (22/11/1018) sejumlah Satpol PP Kabupaten Gowa geruduk Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gowa.

Maksud kedatangan mereka, untuk menemui Kadis Sosial H Syamsuddin Bidol. Namun, upaya mereka (anggota Satpol PP) gagal karena Kadis Sosial Gowa tidak ada ditempat.

Dikonfirmasi, Kasatpol PP Kabupaten Gowa Alimuddin Tiro SE MM menjelaskan bahwa kedatangan beberapa anggotanya ke Kantor Dinas Sosial Gowa untuk mempertanyakan maksud pernyataan Kadis Sosial pada peringatan Maudu Adaka ri Gowa  yang laksanakan di Masjid Agung Syekh Yusuf, pada Selasa (20/11/2018) lalu.

Kasatpol PP Kabupaten Gowa Alimuddin Tiro SE MM

Sebelumnya,  dari penyampaian dan laporan salah satu anggota yang diterima Kasatpol PP, diketahui kalau Kadis Sosial Gowa mengeluarkan ucapan yang tidak etis dan melukai perasaan anggota Satpol PP.

See also  Di Pasangkayu Ketua ADKASI Serahkan THR Bagi Tenaga Honorer K2

“Saya minta Satpol mundur tiga meter dari bakul karena Satpol adalah provokator, belajar dari pengalaman tahun lalu, masyarakat saling berebut untuk mendapatkan telur,” ucap Kasatpol PP menirukan kata-kata Kadis Sosial.

Kejadian itu sangat disesalkan Kasatpol, dimana, ia mengakui bahwa Dinas Sosial adalah mitra Satpol PP yang tidak bisa dipisahkan.

Namun, secara gamblang, Alimuddin menyampaikan bahwa telah ada komunikasi antara dia dan Syamsuddin Bidol, bahkan Sekda Gowa H Muhlis sudah lakukan mediasi agar permasalahan tidak diperpanjang.

Dari beberapa anggota Satpol PP yang berhasil dimintai keterangannya, membenarkan kejadian yang terjadi di Masjid Agung Syekh Yusuf beberapa hari lalu.

Mereka menyampaikan bahwa pada hari itu, anggota Satpol yang bertugas mengamankan pelaksanaan Maudu Adaka adalah PRC Regu 1.

See also  Juli Mendatang, LMPP Sulsel Lebarkan Sayap di 24 Kabupaten/Kota

Entah kenapa, ujar mereka, tiba-tiba Satpol PP yang bertugas diminta untuk mundur sejauh tiga meter dari area bakul yang berisi telur dan nasi.

Untuk menghindari keos, salah seorang anggota senior Satpol PP gowa perintahkan anggota PRC Regu 1 untuk kembali ke kantor.

Menyikapi kejadian, Anggota Satpol PP menginginkan di pelaksanaan apel pagi, pada Kamis (22/11/2018), Kadis Sosial meminta maaf atas ucapannya, namun itu tidak terjadi.

Sementara, Kasatpol PP tetap meminta dan memerintahkan anggota satpol bersabar dan tidak terpancing emosi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kajinews mencoba mendapatkan klarifikasi langsung, namun Kadis Sosial tidak berada ditempat, dua kali menghubungi selulernya, Kadis Sosial juga tidak merespon. / Rangga