Kajinews, Mamuju  _  Pembentukan Kejati Sulbar merupakan implementasi dari Keppres No 1 Tahun 2019, demikian halnya, melalui petunjuk Jaksa Agung RI terkait pejabat Kajati Sulbar yakni Darmawel Aswar SH MH, sehingga, saat ini Kejati Sulbar sudah resmi terbentuk.

Menurut Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar SH MH di sela-sela acara pelantikan Wakajati Sulbar Yulianto SH MH, dalam waktu tidak terlalu lama lagi (November 219), seluruh register dan surat menyurat dan seluruh dokumen sudah harus dikirimkan ke Kejati Sulbar.

Demikian halnya dengan seluruh kasus di Sulbar yang selama ini bergulir di Kejati Sulsel.

“Kami mendukung sepenuhnya penegakan dan pelayanan hukum di Sulbar. Kami mengucapkan selamat dan syukur atas terbentuknya Kejati Sulbar,” ucap Firdaus Dewilmar.

See also  Kapolres Barru Apresiasi Penyuluhan Biddokkes Polda Sulsel

Terkait hal itu, Firdaus Dewilmar mengakui kalau pihaknya akan mendukung sepenuhnya operasional gakkum dan yankum secara mandiri di Kejati Sulbar.

Lebih jauh, kejati sulsel itu mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dan sinergitas terhadap penyerahan dokumen.

“Akan dilakukan beberapa langkah berupa teknis yuridis maupun teknis administrasi yang perlu dikonsolidasikan,” tambah Firdaus Dewilmar.

Terkait teknis penanganan perkara di Sulbar, dia mengakui tidak ada keluhan. Sebelum terbentuknya Kejati Sulbar, kata dia, untuk kasus yang ditangani Polda Sulbar, ditangani kejati sulsel. Namun, saat ini sudah berbeda.

Dengan terbentuknya Kejati Sulbar, Firdaus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulbar dan forum pimpinan daerah yang selama ini bekerjasama dengan Kejati Sulsel dan berharap hal serupa dapat pula terjadi dengan Kejati Sulbar. / Rangga