Pinrang, Kaji-news.com – Bahas situasi lalu lintas di Pinrang, Kepala Dinas Perhubungan Drs. Mantong, M. Si, lakukan rapat koordinasi bersama forum lalu lintas dan angkutan jalan di aula kantor dinas perhubungan pinrang di Jl. Gatot Subroto pada, Senin 5 juli 2021.

Di hadapan forum, Kadishub mengatakan bahwa kegiatan itu merujuk pada rapat bersama seluruh kadis perhubungan se-sulsel yang berlangsung di Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel yang turut dihadiri Dirlantas Polda Sulsel.

Pada kesempatan itu, Mantong menjelaskan tentang over loading dan over dimensi, dimana banyak kendaraan tidak sesuai dengan kapasitas yang telah ditentukan, sehingga berakibat pada banyak jalan yang rusak.

Termasuk, kata dia, banyaknya terminal banyangan. Kedua hal itu dapat memicu terjadinya laka lantas.

See also  H Muh Yasin : Junjung Sportivitas, Kalah Menang Biasa Dalam Pertandingan

“Kami mengajak pihak terkait untuk bersama melaksanakan operasi”, kata Mantong.

Di tempat yang sama, Kasat Lantas Polres Pinrang, Iptu Nawir membeberkan tentang penerapan Over Dimensi dan Over Loading (ODOL). Program ini menurutnya  sudah dimulai sejak tahun 2018 lalu, “jadi, aturan ini sudah 3 tahun,  kalo tahun ini dibahas berarti perlu  ada pembenahan”.

Lanjut, Nawir mengatakan bahwa akhir-akhir ini banyak terjadi lakalantas. Hal itu dipengaruhi oleh hilangnya beberapa rambu lalulintas dikarenakan tidak ada yang jaga.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami mengajak semua pihak terkhusus dinas perhubungan, satpol pp, jasa raharja dan sanlantas polres pinrang untuk sama-sama terlibat menjaga rambu,” pungkasnya.

Hal senada diungkapkan Kadis PU Awaluddin, dimana, menurutnya,  perlu ada tonase  terpasang di jalan kabupaten, seperti di Jl. Briptu Suherman.

See also  Gubernur Sulsel Kena Kritik Karna Langgar PP 72 Tahun 2019

“Setiap tahun jalan itu dianggarkan karena banyak gudang berada di daerah tersebut”, bebernya.

Lanjut, Awaluddin mengatakan bahwa di daerah itu banyak mobil besar yang melebihi kapasitas (over kapasity) sehinggah  membuat jalan cepat rusak.

“Jl. Elang tahun ini akan dikerjakan, sebelum perbaikan jalan, kami berharap kepada pihak terkait agar sebisa mungkin memasang rambu tonase”, tutupnya.

Sementara itu, Camat Watang Sawitto Andi Sinapaty Rudi mengatakan kalau perlu ada kajian khusus tentang rekayasa lalulintas di Jl.  Elang dan Dr. Wahudin Sudirohusodo, supaya kemacetan dapat terurai.

“Terkait perbup tentang car free day, sudah menjadi perhatian dan sementara kami kaji.” pungkasnya. / 8ar