Kajinews, Makassar _  Jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan kembali mengungkap kasus bom ikan, di wilayah hukum Polres Pangkep tepatnya di perairan pulau Dewakang Kec. Liukang Kalmas, Minggu (02/12/2018) pada pukul 15.00 Wita.

Kejadian berawal saat salah seorang nelayan menginformasikan bahwa, ada aksi pengeboman ikan di sekitar perairan dimaksud kepada anggota Polsek Liukang Kalmas saat melaksanakan patroli rutin.

Berbekal informasi tersebut, petugas menuju TKP dan menemukan pelaku, berinisial HO (Lk) sedang menata ikan hasil tangkapan.

Setelah kapal digeledah bagian dalamnya, ditemukan ikan dan pupuk Amonium nitrat (bahan Bom Ikan).

Petugas akhirnya mengamankan pelaku di TKP. Selanjutnya melakukan pengembangan di pulau Kodingareng, tempat tinggal pelaku.

See also  Persahabatan Berbuntut Sengketa Tanah

Alhasil, aparat Polsek Liukang berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit kapal, ikan setengah peti beserta pupuk amonium nitrat.

Kapolda Sulsel Irjen umar septono yang dihubungi via Seluler, mengapresiasi kerja keras Kapolres Pangkep dan jajarannya dalam penangkapan itu.

“Jangan pernah memberikan ruang bagi pelaku perusak lingkungan dan ekosistem laut. Menangkap ikan menggunakan Bom itu dapat merusak ekosistem laut dan semua yang Ada disekitarnya, tidak hanya ikan. Terumbu karang, ikan yang masih kecil dapat mati terkena ledakan bom,” pungkas Jenderal Berbintang dua tersebut. / Anisah AM