Kajinews, Sungguminasa  _  Dua pelaku pencurian dengan kekerasan di enam TKP berdasarkan LP yang diterima Polres Gowa, akhirnya berhasil diringkus Tim Anti Bandit Polres Gowa.

Para pelaku dalam menjalankan aksinya, mencari sasaran dengan cara mobile/acak dan menggunakan pisau untuk mengancam korban.

Dua pelaku tersebut, IM alias Gori (23 th), kesehariannya sebagai buruh bangunan, adalah warga Jl. Matahari No. 36 Batangkaluku Sombaopu Kabupaten Gowa dan RT (17 th), seorang tukang parkir warga Jl Rajawali 1 Lr 13A Kelurahan Panambungan Mariso Makassar.

Dalam pengakuan saat di release, kedua pelaku mengaku hanya sebagai pengemudi motor saat beraksi.

Namun, keduanya mengakui kalau mereka beraksi di enam TKP, seperti di Jl Poros Malino Mawang Sombaopu, Jl STPP Romanglompoa Bomar, Jl Poros Padi Valley Ds Borongloe Desa Pallantikang Pattallassang, Perumahan Griya Asri Blok H No 1 Tamarunang Sombaopu, Jl Poros STTP Perumahan D’Arinda Blok B Romangpolong Sombaopu dan di Jl Mangka Dg Bombong Paccinongan Sombaopu.

Sebelum beraksi, kelompok yang beranggotakan delapan orang tersebut, berkumpul di rumah HI (DPO) di Pandang-pandang. Selanjutnya, mereka (enam orang) berkeliling secara acak di wilayah gowa mencari korban.

Setelah menentukan target, tugas lalu dibagi, dimana, HI dan RL segera merampas barang milik korban dan mengancam menggunakan senjata tajam.

Bersamaan, IM, RL dan YT yang stand by di atas motor, segera meninggalkan lokasi setelah maksud mereka terlaksana.

Dari pengakuan kedua tersangka, HI dan AC selanjutnya menjual rampasan mereka. hasilnya di bagi rata atau sekedar mereka beli makanan, minuman dan rokok jika uang hasil penjualan sedikit.

Terungkapnya kasus curas yang selam ini mereka lakukan adalah berkat CCTV, hasil penyelidikan dan pengumpulan informasi.

Setelah semua informasi dianggap lengkap, petugas anti bandit bergerak pada pukul 04.00 berdasar informasi bahwa para pelaku berkumpul di rumah HI, pada Minggu (02/12/2018) pukul 18.00 Wita.

Alhasil, setelah dilakukan penggerebekan IM dan RT berhasil diamankan, sementara beberapa temannya berhasil melarikan diri.

Selanjutnya, kedua pelaku digiring ke Polres Gowa untuk diinterogasi.

Untuk melakukan pengembangan, petugas kemudian boyong kedua tersangka ke lokasi penangkapan untuk mencari barang bukti, penunjukan beberapa TKP dan mencari rekan pelaku.

Saat penunjukan lokasi TKP di Kelurahan Mawang, salah seorang pelaku mencoba melarikan diri.

Setelah dikejar, ia berhasil ditangkap, namun kembali berulah dan melawan petugas.

Melihat kondisi tersebut, petugas memberikan tembakan peringatan ke udara.

Karena pelaku tidak menggubris peringatan tersebut, dilakukanlah tindakan tegas dan terukur.

Sejurus kemudian, IM alias Gori terjatuh akibat kedua kakinya tertembus peluru petugas. Selanjutnya, IM diantar ke RS Bhayangkara guna mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga saat jumpa pers menjelaskan bahwa, dasar dilakukannya penangkapan adalah LP No. 336 Sek Somba Opu tgl 11 Nov 2018 ttg Curas, LP No. 112 Sek Bontomarannu tgl 20 Nov 2018 ttg Curas, LP No. 113 Sek Bontomarannu tgl 20 Nov 2018 ttg Curas, LP No. 338 Sek Somba Opu tgl 11 Nov 2018 ttg Curas dan LP No. 339 Sek Somba Opu tgl 11 Nov 2018 ttg Curas serta LP No. 354 Sek Somba Opu tgl 21 Nov 2018 ttg Percobaan Pencurian.

Untuk itu kata, kapolres, kepada keduanya dikenakan Pasal 365 Ayat 1, Ayat 2 Ke-2e KUHPidana Jo Pasal 53 Ayat 1 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Barang bukti yang berhasil disita dari lokasi penangkapan antara lain, sebilah pisau gagang besi panjang 30 cm lebar 3 cm, dua unit handphone merk Vivo putih gold dan merk Maxtron warna hijau. Sebilah badik yang gagang dan sarungnya terbuat dari kayu, panjang 23 cm dan lebar 3 cm serta sebilah pisau gagang kayu panjang 43 cm dan lebar 4 cm.

Dari lokasi, juga berhasil disita satu unit mesin Gurinda merek Modera serta satu ketapel dan satu anak busur runcing bergerigi.

Lanjut, Shinto menjelaskan bahwa, saat ini pelaku atas nama HI warga Kel. Pandang-pandang Sombaopu, AC warga Jl Nuri Makassar dan YT warga Jl Cendrawasih V Makassar serta AR warga Tamalanrea masuk dalam DPO.

“RL warga Jl Nuri Makassar dan RB warga Jl Pallantikang Katangka saat ini berada dalam tahanan Polsek Rappocini,” tambah Shinto.

Riwayat Kejahatan

Kedelapan anggota curas sejak menjalankan aksinya, melakukan tindak pidana di:
– Warkop bundaran Samata Kel. Romangpolong, menodong korban menggunakan busur dan parang, berhasil mengambil 1 unit laptop merk Acer, 1 unit handphone merk Oppo , 1 unit handphone merk Xiaomi pada bulan November 2018

– Counter handphone Ali Cell di Manggarupi Kel. Paccinongan (percobaan pencurian) dengan menggunakan busur dan parang pada bulan November 2018 (Terekam CCTV)

– Danau Mawang Kec. Bontomarannu berhasil merampas 1 unit handphone merk Evercross pada bulan November 2018

– Jl. STTP Gowa Kec. Bontomarannu Kab. Gowa, berhasil merampas 1 unit handphone merk Himax pada bulan November 2018

– Jl Beringin (Belakang Rujab Bupati) merampas 1 unit handphone merk Oppo pada bulan November 2018

– Perempatan lampu merah Lapangan Syech Yusuf, berhasil merampas 1 unit handphone Android pada bulan November 2018

– BTN Pao – pao Kel. Paccinongan Gowa, berhasil merampas handphone merk Vivo pada bulan November 2018

– Mangasa Bonto – bontoa Kab. Gowa berhasil merampas handphone merk Samsung Prime pada bulan November 2018

– Kasomberang Sungguminasa berhasil merampas handphone merk Samsung Android pada bulan November 2018

– Jl Beringin (Samping kolam Mario), berhasil merampas handphone merk Xiaomi pada bulan Oktober 2018

– Jl Syech Yusuf Kel. Katangka Kab. Gowa, berhasil merampas handphone merk Samsung J2 pada bulan November 2018

– Palantikang Kab. Gowa berhasil merampas handphone merk Xiaomi pada bulan November 2018

Sebagai tambahan informasi, Kapolres Gowa menyebutkan bahwa, 5 orang dari kelompok pelaku merupakan residivis di kasus curas. Mereka diantaranya adalah :
HI (DPO), RL (tahanan Polsek Rappocini), RB Als EKI (tahanan Polsek Rappocini) dan AC (DPO) serta YT (DPO). / Larasati M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here