Home Pemerintahan Deklarasi Keselamatan Transportasi, Gubernur Sulsel: Peran Aktif Lintas Instansi Mendukung Keselamatan Transpirtasi

Deklarasi Keselamatan Transportasi, Gubernur Sulsel: Peran Aktif Lintas Instansi Mendukung Keselamatan Transpirtasi

Kajinews, Makassar  _  Deklarasi Keselamatan Transportasi Sulsel sebagai puncak Pekan Keselamatan Jalan 2018, berlangsung di Rujab Gubernur Sulsel Jl. Jend. Sudirman Makassar (24/11/2018).

Kadis Perhubungan Sulsel bersama beberapa stakeholder, Bupati/Wali Kota hadir mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) dalam sambutannya menyampaikan, daerah yang dipimpinnya mengalami perkembangan pesat. Untuk itu, ia mendorong adanya upaya menyelesaikan berbagai permasalahan dalam keselamatan transportasi.

Lanjut disampaikan bahwa keselamatan transportasi merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Keberhasilan penyelenggaraan dan pembinaan transportasi sangat ditentukan dari peran serta lintas instansi dan penyedia sarana transportasi.

“Peran aktif masyarakat pengguna jasa, penyedia jasa dan stakeholder sangat menentukan. Tidak adil jika semua beban dipikul pemerintah provinsi Sulsel dan Pemkab kabupaten/kota atau pihak Polri semata,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati Bantaeng dua periode ini mengatakan, kompleksitas permasalahan transportasi sangat pelik dan membutuhkan dukungan semua pihak untuk bersama menghadirkan tata kelola keselamatan transportasi.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak meningkatkan sinergitas, koordinasi, sinkronisasi program penanganan dan pengawasan secara berkelanjutan dan massive.

“Harus segera mendapat penanganan lebih dan terukur, khususnya segi peningkatan kinerja keselamatan transportasi,” ujar NA.

Diakui Nurdin, kalau, akhir-akhir ini terlihat penurunan kinerja keselamatan transportasi.

Pemandangan kurang menarik dibeberapa titik simpul transportasi, seperti di terminal, bandara dan pelabuhan bahkan di ruas-ruas jalan khususnya di Kota Makassar.

“Bukan tidak mungkin, berbagai masalah keselamatan akan timbul ketika kita selaku pengatur, pengelola, oengawas, penyedia dan pengguna transpoetasi tidak melakukan langkah penanganan secara bersama-sama,” tutup Nurdin Abdullah. / Anisah AM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pokja & PPK Dinas PUPR Jeneponto Dapat Kritik Tajam Dari Lsm Kompleks

Kaji-News, Jeneponto | Proyek Pembangunan Infrastruktur Trotoar/Pedestrian Jalan/Drainase paket IV (empat) Dinas Pekerjaan Umum dan Penetaan Ruang Bidang Bina Marga Kabupaten Jeneponto tahun anggaran...

Lampu Jalan Tidak Berfungsi Normal, Jembatan Kuning Bak Jembatan Bolong

Kajinews, Mamuju  _  Jembatan di kaki Gunung Gandang Dewata yang melintas diatas Sungai Takandeang itu adalah pengganti Jembatan Bolong. Namanya Jembatan Kuning. Terletak di...

Tak Penuhi Espektasi Masyarakat, Jembatan Kuning Mamuju Terabaikan

Kajinews, Mamuju  _  Jembatan dengan konstruksi kolong pertama di Indonesia, Jembatan Kuning bukan hanya kebangaan Sulbar tapi kebangaan masyarakat Indonesia. Sayangnya, saat ini, pengemudi roda...

Letkol Nav Janur Yudo Anggoro MTr (Han) Jabat Danskadik 403 Lanjut Adi Sumarmo

Kajinews, Mamuju  _  Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Adrian P Damanik ST memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Skadron Pendidikan (Danskadik) 403 Lanud...

Kisruh Tambang di Pinrang, Kajati Sulsel Mengaku Berkoordinasi dan Bekerjasama Beberapa Pihak

Kajinews, Mamuju  _  Terkait permasalahan tambang yang ada di wilayahnya, Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar SH MH menyampaikan kalau pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa...
%d bloggers like this: