#BerkaryaBuatPerempuanPendidikandanPetani

Kajinews, Makassar  _  Feby Frida Horman SH, perempuan teguh dalam menjalani kerasnya kehidupan. Wanita petarung yang memiliki pandangan bahwa perjuangan itu tidak hanya untuk diri sendiri tapi hidup harus bermanfaat untuk sesama.

Ia, blesteran sulut dan sulsel ini adalah lulusan Hukum Perdata di Atma Jaya Makassar. Anak ketiga dari empat bersaudara dari Erents Horman, putra Kepulauan Sangir Talaud dan Amriatni Tunru seorang putri dari Sulsel.

Namanya cukup dikenal di dunia property, khususnya pada Consultan Property. Ia berharap, kedepan, ia mampu melakukan perubahan serta mengangkat harkat dan martabat perempuan, guru dan petani  melalui perjuangannya di dewan. Untuk itu, ia maju sebagai calon anggota Legislatif Provinsi Sulsel melalui partai besutan Tomy Suharto, Partai Berkarya. Ia berada di nomor urut enam untuk Dapil Kabupaten Gowa dan Kabupaten Takalar.

See also  KPU Kepulauan Selayar Bentuk Tim Penerima Berkas Caleg

Melalui percakapan singkat, perempuan bersahaja ini  mengungkapkan mengapa ia mau menjadi anggota legislatif. Ia melihat bahwa kaum perempuan, guru dan petani masih jauh dari kata sejahtera. Untuk itu, ia siap berkarya demi kesejahteraan mereka.

Selama ini, kata dia, telah banyak aturan maupun regulasi tentang dunia perempuan, pendidikan serta petani, namun ia menyebutkan bahwa apa yang ada selama ini, belum maksimal serta belum ada keberpihakan total pada mereka.

Kesetaraan gender, menurutnya, belum maksimal dan menyeluruh dirasakan oleh kaum perempuan, hanya nampak di permukaan saja. Sementara, di dunia pendidikan, masih perlu dilakukan langkah-langkah strategis dan intens khususnya bagi guru. Untuk sektor pertanian, terjadi pembiaran terbukanya jurang lebar antara petani dengan hasil jeri payah mereka.

See also  Yakin Menang, Partai Berkarya Resmi Daftarkan Calon Terbaiknya Ke KPU Sulsel

“Kesetaraan gender mestinya bukan untuk digaungkan serta simbol semata. Perlu pemikiran serius bagaimana kesetaraan antara laki-laki dan perempuan benar dapat terwujud. Demikian pula dengan kesejahteraan petani dan guru yang semuanya akan diperjuangkan. Melalui pendidikan dan pelatihan, misalnya,” kata Feby serius.

 

Setelah duduk di DPRD Sulsel, tokoh perempuan ini akan  memperjuangkan hak dan harkat hidup mereka yang selama ini, menurut dia, pembangunan belum mampu mensejahterakan perempuan, guru dan petani.

Ia mengaku akan memadukan basic pendidikan di kampus plus keterampilannya selama ini di dunia bisnis guna meramu aturan maupun regulasi tentang perempuan, pendidikan dan petani menuju kearah yang lebih sejahtera.

Secara jujur ia sampaikan, kalau ia tidak bisa berbuat banyak, tanpa dukungan publik. Untuk itu, ia berharap dapat terpilih sehingga apa yang coba diperjuangkannya bisa terwujud.  / Rangga

See also  Korkab Tim Sulsel Jaya Mengawal Hasil Rekap KPU Sulsel Hingga Clarion