Kajinews, Makassar  _  BAIN HAM RI Sulawesi Selatan menilai Inspektorat Sulsel yang menemukan dugaan kerugian negara di Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel dan Laporan Hasil Pemeriksaan, tidak etis dan terkesan tebang pilih.

Pasalnya, temuan itu dipaparkan pada pembahasan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) Tingkat OPD Provinsi Sulsel, di Ruang Rapim, Jumat 4 Oktober 2019 dan di publikasikan ke media.

Semestinya, kata Rahmat Marzuki (Koordinator Investigasi dan Advokasi BAIN HAM RI Sulsel), selaku auditor internal Pemprov Sulsel, hal itu cukup diselesaikan secara internal bukan dengan mempublikasikan ke media.

Rahmat Marzuki SH menyebut kalau beberapa OPD di Pemprov Sulawesi Selatan diduga banyak lalai dalam mempertanggung jawabkan keuangan yang di kelolahnya tetapi kenapa hanya satu OPD yang di temukan.

Semestinya, kata dia, Inspektorat mengumumkan temuannya yang dinilai melanggar dan merugikan keuangan negara, agar Pemerintahan Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman bersih dari Karupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Dia menilai, apa yang dilakukan Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Salim AR sudah membutikan keterbukaan informasi publik, tetapi sangat disayangkan, temuannya hanya satu OPD. Padahal OPD dan beberapa Instansi lainnya diduga juga mengalami hal yang sama.

BAIN HAM RI yang memiliki tupoksi kerja pada Investigasi, Advokasi dan Perlindungan HAM menantang dan menunggu keberanian Salim AR untuk mengungkap data OPD dan Instansi lainnya untuk di umumkan di Publik. / Anisah AM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here