Kajinews, Makassar _ Apel pagi merupakan tindak lanjut dari upaya penegakan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), yang jadi kewajiban di Lingkungan instansi pemerintah.

Demikian halnya dengan Lapas Kelas 1 Makassar, yang melihat bahwa kegiatan tersebut merupakan satu unsur suksesnya instansi atau organisasi.

Dimana, landasan awal yang kuat pada aspek komitmen dan disiplin pegawai akan memudahkan dalam mewujudkan visi dan misi Instansi.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Kerja Lapas Kelas 1 Makassar Budi Sarwono ketika bertindak sebagai Pembina Apel pada, Senin (10/12/2018).

Pada kesempatan itu, beliau mengingatkan para pegawai tentang pentingnya menjaga komitmen, integritas serta disiplin yang wajib dimiliki sebagai ASN.

Budi juga menambahkan bahwa pelayanan Andik Pas harus ditingkatkan lagi.

“Pelayanan untuk Anak didik Pemasyarakatan sebaiknya lebih diperhatikan lagi, jika perlu masa tahanan diatas 1 tahun lebih baik dipindahkan ke Lapas Maros, karena pendidikan bagi Andik pas yang ada di Lapas Maros lebih memadai,” ungkapnya.

Menurutnya, yang diutamakan dalam apel pagi adalah kedisiplinan pegawai Lapas dan Komitmen untuk selalu bersama-sama mengucapkan, memahami dan menerapkan  Tri Dharma Pemasyarakatan dan Janji Tunas Pengayoman bagi Cpns Kemenkumham.

“Apel pagi bukan hanya sekedar berkumpul, berbaris rapi, memberi hormat, laporan dan mengikuti tata urutan protokoler seperti pada umumnya, namun dapat juga digunakan sebagai media positif untuk membangun dan mencapai tujuan instansi seperti yang telah dilakukan pada pegawai Lapas Makassar secara rutin dan konsisten di Instansi Kementerian Hukum dan HAM,” pungkas Budi Sarwono. / Darwis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here