Kajinews, Sungguminasa  _  Dari Data dan Informasi yang berhasil dihimpun, pasca gempa dan sunami di Palu dan Donggala, sebanyak 59.400 orang pengungsi tersebar di 109 titik pengungsian, termasuk Makassar.

Di Makassar, mereka ditempatkan di Asrama Haji Sudiang. Mereka, didominasi korban yang membutuhkan perawatan medis serta darah.

Menyikapi kondisi tersebut, pengurus PMI Kabupaten Gowa dan PMI Provinsi Sulsel terpanggil lakukan aksi donor darah. Rangkaian kegiatan dimulai, Senin (01/10/2018) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa.

Ketua DDS Kabupaten Gowa dr Gaffar, mengatakan setetes darah sangat bermanfaat bagi korban palu. Untuk itu, ia menyampaikan rasa terimakasihnya atas apa yang telah dilakukan pihak Kantor Kemenag Gowa yang coba menginisiasi donor darah sukarela. Selain itu, kata dia, kegiatan serupa juga sedang berlangsung di Rumah Sakit Wahidin dan UNHAS.

See also  Saat Apel Pagi, Kapolda Sulsel Tekankan Kedisiplinan dan Kerja Keras

Target yang hendak dicapai pada kegiatan tersebut adalah sebanyak 100 kantong darah. Menurut dr Gaffar, kantong darah yang berhasil dikumpulkan akan segera dikirim ke Rumah Sakit Wahidin, Rumah Sakit Sayang Rakyat dan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Ia mengakui bahwa kegiatan serupa, masih akan dilaksanakan pada Rabu (03/10/2018) di Planet Beckham, merupakan kerjasama DDS Provinsi dan PMI Kabupaten Gowa dengan Indonesia Marketing Sosiet yang melibatkan para professional dan pengusaha.

Menurut rencana, kegiatan serupa akan dilaksanakan lagi, pada Jum’at (05/10/2018), dimana, DDS Provinsi akan bekerja sama dengan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa lakukan kegiatan serupa di Masjid Syekh Yusuf Gowa.

Selanjutnya, DDS Provinsi Sulsel akan bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Sombaopu lakukan kegiatan donor darah pada hari Minggu (07/10/2018) bertempat di Car Free Day Sungguminasa.

See also  Benahi Posko, Anggota Tagana Lakukan Kerja Bakti

“Luar biasa. Semalam (minggu malam-red), rencana kegiatan yang diinisiasi H Jamaris hanya dibicarakan satu jam. Kegiatan ini terlaksana dengan melibatkan DDS Provinsi, DDS Kabupaten Gowa bersama Pemerintah Daerah dan Kantor Kemenag Kabupaten Gowa,” ujar dr Gaffar.

Menurtnya, suksesnya kegiatan DDS berkat kekuatan sosmed.  Ia menambahkan bahwa melalui jejaring sosial, masyarakat kabupaten gowa datang menyumbangkan darahnya bagi saudara mereka yang saat ini mengalami cobaan di Palu dan Donggala.

Sebagai bagian dari pelaksana Donor Darah Sukarela, dr Gaffar menyebutkan bahwa kegiatan masih akan dilanjutkan, pada Selasa (09/10/2018) nanti. Menurutnya, kegiatan itu akan dilaksanakan dengan bekerjasama komunitas PDAM.

Diujung penyampaiannya, ia berharap apa yang dilakukan DDS Provinsi Sulsel serta semua pihak yang terlibat, akan bisa menutupi kebutuhan darah bagi pasien rujukan yang datang setiap dua jam.

See also  Kegiatan Forum Keserasian Sosial Untuk Deteksi Dini Dan Cegah Konflik di Masyarakat

Sebagai inisiator kegiatan, H Jamaris menyampaikan kalau kegiatan dilaksanakan karena melihat banyaknya korban dari Palu dan Donggala yang membutuhkan darah. Kondisi tersebut, menurut dia tidak bisa mengandalkan pada ketersediaan darah di bank darah yang ada. Sehingga menurutnya, perlu diinisiasi keinginan banyak orang untuk mendonorkan darah mereka.

“Alhamdulillah, respon masyarakat sangat tinggi untuk donorkan darah mereka demi menyelamatkan nyawa saudara mereka yang jadi korban gempa di Sulawesi Tengah,” pungkas H Jamaris.  / Armanda