Home Hot Issue Disinyalir Ada Aroma Mark Up Di Pengadaan Bibit Kakao Sulsel 2018

Disinyalir Ada Aroma Mark Up Di Pengadaan Bibit Kakao Sulsel 2018

Kajinews, Makassar  _  MAPJ Sulsel kembali menyoroti kinerja ASN selaku penyelenggara dan pengguna sekaligus penanggungjawab anggaran.

Terkait hal itu, pada 2018 lalu MAPJ melayangkan surat ke Dinas Perkebunan Sulsel terkait pengadaan bibit Kakao.

Kepada awak media, AM Ichsan Arifin menjelaskan maksud mereka melayangkan surat adalah untuk meminta klarifikasi pihak Dinas Perkebunan Sulsel terkait pengadaan bibit Kakao di 2018 lalu.

Lebih jauh, Ichsan mengatakan bahwa pada proyek tersebut diduga telah terjadi mark up harga bibit kakao. Dampaknya kata dia,  ada potensi kerugian keuangan negara sebesar 7,8 Miliar Rupiah.

Dia juga menambahkan bahwa uang daerah yang digunakan pada pengadaan bibit kakao untuk beberapa kabupaten/kota tersebut, sebesar 35 Miliar Rupiah yang terbagi kedalam enam paket.

Selaku Ketua MAPJ Koordinator Indonesia Timur AM Ichsan Arifin mempertanyakan proses maupun mekanisme pengadaan yang sumber anggarannya melekat pada APBD I Sulsel.

Secara teknis, Ichsan mengaku belum mendapatkan jawaban. Namun, dia mengakui kalau telah mendapat jawaban lisan bahwa PPK belum ada waktu karena masih sibuk.

Selain itu, dia, yang juga menjabat Ketua KWRI Makassar itu, juga menyoroti kinerja Bawasda, BPK RI Perwakilan Sulsel dan TP4D terhadap fungsi pengawasan maupun mengawal proyek pengadaan bibit kakao dimaksud.

Dia berharap lembaga pengawasan dan institusi penindakan dapat memperlihatkan kinerja maksimal untuk menyelamatkan uang negara. / Anisah AM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pokja & PPK Dinas PUPR Jeneponto Dapat Kritik Tajam Dari Lsm Kompleks

Kaji-News, Jeneponto | Proyek Pembangunan Infrastruktur Trotoar/Pedestrian Jalan/Drainase paket IV (empat) Dinas Pekerjaan Umum dan Penetaan Ruang Bidang Bina Marga Kabupaten Jeneponto tahun anggaran...

Lampu Jalan Tidak Berfungsi Normal, Jembatan Kuning Bak Jembatan Bolong

Kajinews, Mamuju  _  Jembatan di kaki Gunung Gandang Dewata yang melintas diatas Sungai Takandeang itu adalah pengganti Jembatan Bolong. Namanya Jembatan Kuning. Terletak di...

Tak Penuhi Espektasi Masyarakat, Jembatan Kuning Mamuju Terabaikan

Kajinews, Mamuju  _  Jembatan dengan konstruksi kolong pertama di Indonesia, Jembatan Kuning bukan hanya kebangaan Sulbar tapi kebangaan masyarakat Indonesia. Sayangnya, saat ini, pengemudi roda...

Letkol Nav Janur Yudo Anggoro MTr (Han) Jabat Danskadik 403 Lanjut Adi Sumarmo

Kajinews, Mamuju  _  Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Adrian P Damanik ST memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Skadron Pendidikan (Danskadik) 403 Lanud...

Kisruh Tambang di Pinrang, Kajati Sulsel Mengaku Berkoordinasi dan Bekerjasama Beberapa Pihak

Kajinews, Mamuju  _  Terkait permasalahan tambang yang ada di wilayahnya, Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar SH MH menyampaikan kalau pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa...
%d bloggers like this: