Pinrang, Kajinews – Angka derajat kemiskinan mulai terlihat cerah di era pandemi ini.

Hal itu dipengaruhi beberapa hal, satu diantaranya, Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS).

Saat ini, program yang dimaksudkan untuk rumah warga masyarakat miskin agar layak huni telah masuk tahapan  sosialisasi.

Di Pinrang, sosialisasi program bedah rumah,  berlangsung di Kantor Kelurahan Temmassarangnge, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang Sulsel pada Kamis 27 Mei 2021.

Kegiatan sosialisasi dipimpin Lurah Temmassarangnge, Muh Husain Sunting, SE didampingi Babinkantibmas Bribka Amrullah. Turut hadir, Kabid Perumahan Kawasan Permukiman Lingkungan Hidup Kabupaten Pinrang, Jafar.

Pada kesempatan itu, Muh Husain mengatakan bahwa masyarakat penerima manfaat bedah rumah sebanyak 20 KK di dua lingkungan yakni Lingkungan Paleteang I sebanyak 12 KK dan Lingkungan Paleteang II 8 KK.

See also  Gubernur Sulsel: Aslam Telah Membawa Kabupaten Pinrang Jadi Daerah Terkemuka di Sulsel

“Kenapa beda jumlah ? Hal itu dipengaruhi oleh selisih jumlah penduduk”, sebut Husain.

Dia juga menambah bahwa kepala lingkungan punya andil menentukan siapa-siapa calon penerima manfaat bedah rumah.

Di tempat yang sama, Jafar selaku Kepala Bidang Perumahan Kawasan Permukiman Lingkungan Hidup Dinas PUPR Kabupaten Pinrang mengatakan bahwa pendanaan program menggunakan anggaran APBN.

Lanjut, Jafar menyebutkan kalau setiap kepala keluarga penerima manfaat menerima uang sebesar Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah). Namun, kepada penerima manfaat hanya diberikan Rp 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah) sebagai gaji tukang.  Sisanya berbentuk bahan material.

Sebagai penerima bantuan Bahri mengatakan sangat bersyukur dapat bantuan bedah rumah.

See also  Timses Bupati Diduga Kangkangi Proyek Paleteang

“Iya pak, saya sangat berterima kasih kepada Kepala Kelurahan  Temmasarangnge beserta jajarannya. Alhamdulillah saya termasuk kepala keluarga yang menerima manfaat dari Program bedah rumah ini”. / Hidayat