Kajinews, Bulukumba  _  Pembangunan embung milik Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan  Hortikultura yang menelan dana ratusan juta rupiah di Dusun Ganjenge, Desa Tanah Harapan, Kecamatan Rilau Ale Bulukumba jadi sorotan warga.

Pasalnya, penempatan lokasi yang dipilih untuk pembangunan tidak cocok untuk pembangunan embung.

Bahkan, petani disekitar lokasi dimana  embumg dibangun menganggap keliru pembangunan tersebut dan hanya pemborosan anggaran saja.

“Seandainya bagunan embung yang sebelumnya disurvei dijadikan lokasi embung itu sangat potensial karena lokasi berada dibagian hulu, berbeda dengan bagunan yang dipindahkan ke hilir, dimana bangunan tersebut susah untuk dimanfaatkan airnya,” ujar beberapa warga petani.

Kepala Desa Tanah Harapan Muh. Tahir saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, mengatakan pembangunan embung baru diketahui setelah bermasalah.

“Saat survei lokasi dan penentuan titik, saya bersama perangkat desa lainnya tidak dilibatkan. Sehingga kami tidak mengetahui adanya proyek tersebut.” ujar Kades.

Semestinya, siapapun yang masuk harus sepegetahuan saya, meskipun itu adalah anggaran propinsi atau pusat. Sepertinya, pengelola menggap kalau saya tau, saya minta, padahal itu tidak mungkin, tambahnya.

Kasi Intel Kejari Bulukumba Muhammad Syafrul SH berjanji akan memanggil OPD terkait dan mempelajari dugaan masyarakat dengan mencari bukti dan keterangan dilapangan.

Dilain sisi Kapolres Bulukumba AKBP Ridwan Syamsu SIK via Whatsapp berjanji akan menurunkan tim untuk lakukan penyelidikan. / A Arsyad