Kajinews, Sungguminasa _ Jelang Pilpres dan Pilcaleg 2019, KPU Gowa lakukan pembenah terkait perekaman data pemilih.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, saat ini jumlah perekaman data pemilih tetap di Kabupaten Gowa, sudah 94,44 %.

Ketua KPU Gowa, Muhtar Muis, pada Rabu (14/11/2018) kemarin, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan Gerakan Ketuk Seribu Pintu (GKSP) untuk memastikan warga terdaftar sebagai pemilih tetap.

Saat ini, jumlah pemilih pria sebanyak 257.909 jiwa, sementara pemilih perempuan 274.436 jiwa.
Sehingga, secara keseluruhan jumlah pemilih tetap di Kabupaten Gowa menjadi 532.345 jiwa.

“Jumlah DPT sebelumnya 519.163 jiwa. Melalui GKSP jumlah mengalami peningkatan menjadi 532.345,” jelas Muhtar Muis.

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa terjadi penambahan sebanyak 13.182 jiwa.

Ditanya terkait jumlah TPS, ia menyampaikan bahwa saat ini jumlah TPS yang ada sebanyak 2.144.

Hal tersebut tertuang dalam Rapat Pleno KPU Gowa. Bentuknya, kata dia, berupa DPTHP-2.

Pertambahan pemilih ini disebabkan oleh data terbaru penduduk, setelah perekaman KTP E dari Disdukcapil pusat yang diturunkan ke kabupaten/kota.

“Faktor lain yang mempengaruhi perubahan jumlah DPT, adanya kesadaran masyarakat di perumahan-perumahan mengurus KTP-E,” beber Muhtar.

Lanjut dikatakan, Kecamatan Somba Opu tetap menjadi kecamatan dengan skor tertinggi jumlah pemilih dengan 100.123 pemilih.

Menyusul Kecamatan Pallangga 85.994. Sedangkan Kecamatan Parigi memegang skor yang paling rendah, yakni 10.986 pemilih.

“Selanjutnya kami akan minta Disdukcapil segera menuntaskan. Karena hanya mereka yang sudah melakukan perekaman, yang dapat menggunakan hak pilihnya,” pungkas Muhtar Muis. / Syahrir