Kajinews, Makassar _ Saat ini telah terbangun opini masyarakat kalau Kepala Unit Pasar Sambung Jawa Ashari B telah menyalahgunakan wewenang

Sebelumnya, Kaur Keamanan dan Ketertiban Pasar Sambung Jawa Muktar Ibrahim alias Daeng Gassing telah menuding Ashari B selaku Kepala Unit PD Pasar Sambung Jawa bersikap arogan dan memanipulasi data jumlah pedagang.

Melalui keterangannya yang dimuat di media online, Muktar Ibrahim menyebutkan bahwa ada sebanyak 700-an pedagang di pasar sambung jawa.

Hal tersebut dibantah keras Ashari B dengan menunjukkan denah pasar. Pada denah tersebut terlihat bahwa jumlah pedagang hanya sebanyak 519 orang.

“Itupun, dari 519 pedagang, yang aktif berdagang hanya 420 orang,” ujar Ashari B meluruskan.

Hal tersebut dibenarkan kolektor yang bertugas menarik retribusi setiap hari di pasar itu, yakni Zulkifly dan Arifuddin Daeng Lau’.

Menurut keduanya, data para pedagang yang ada hanya sebanyak 519 orang.

“Dan tidak semuanya aktif. Demikian pula halnya dengan besaran retribusi yang kami tarik, itu bervariasi pak sesuai dengan keadaan mereka. Bahkan ada yang tidak membayar karena sepi pembeli. Uang hasil penarikan retribusi, kami yang setor ke Kantor PD Pasar. Jadi tidak benar kalau diserahkan ke Pak Ansari,” ujar kedua kolektor retribusi Unit Pasar Sambung Jawa tersebut.

Pada kesempatan itu juga, Ansari membeberkan kalau mereka bekerja sesuai target yang diberikan atasan.

“Alhamdulillah, tim kami bekerja maksimal dan setiap hari target bisa kami capai 100%,” pungkasnya. / Anisah AM