Kajinews, Maros _ Ingin hidup enak tanpa kerja keras, seorang warga Kabupaten Bone harus berurusan dengan polisi lantaran menipu.

Akibat dari perbuatannya tersebut, Muh Yusuf alias Ucu bin Kandare (45 Th), warga Desa Bengo Kecamatan Bengo, harus melanjutkan hidupnya di balik jeruji Mapolres Maros.

Pasalnya, lelaki wiraswasta ini diduga melakukan tindak pidana penipuan dengan mengaku sebagai anggota Intel Polda Sulsel.

Dalam keterangan persnya, Kasat Reskrim Polres Bone Akp Dharma P Negara, mengatakan bahwa Muh Yusuf diringkus oleh Unit Resmob Polres Bone.

Tim yang dipimpin Aiptu Bustan Mappa bersama Timsus Polda Sul Sel dan Resmob Polres Maros, berhasil menangkap Muh Yusuf di Desa Ureng, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Selasa (13/11) sekira pukul 17.30 Wita.

Dharma P Negara menjelaskan, penangkapan terduga pelaku berdasarkan :
LP / 361 / XI / 2018 / SPKT / RES MAROS tanggal 07 November 2018 pelapor atas nama Perp. Hajrah serta LP / 80 / X / 2018 / SPKT/ RES BONE/ SEK KAHU tanggal 16 OKTOBER 2018. dengan pelapor Hasyim bin Baddu.

Berdasarkan laporan tersebut, dilakukan pengembangan dan penyelidikan. Dari upaya tersebut, diketahui kalau pelaku sedang berada di Desa Ureng.

“Dilakukanlah upaya penangkapan terhadap terduga pelaku sesampainya tim disana, pada Rabu (14/11/2018),” terang Dharma P Negara.

Pelaku tidak bisa mengelak saat diinterogasi. Ia (pelaku) mengakui semua perbuatannya. Barang bukti yang digunakan saat beraksi, antara lain: 1 (satu) unit motor Merek Honda Blade Repsol warna Hitam Jingga no pol DW 2919 EN dan 1(satu) unit Air Soft Gun jenis Revolfer warna silver beserta amunisi sebanyak 6 biji.

Akp Dharma P Negara menambahkan, bahwa sebelumnya pelaku pernah ditahan di Lapas Kelas II A Watampone dalam kasus Curanmor pada tahun 2017

“Saat ini, pelaku bersama barang bukti kami serahkan ke Anggota Resmob Maros untuk proses selanjutnya,” tambah Akp Dharma P Negara.

Diujung keterangannya, ia menjelaskan bahwa akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian sebesar tiga puluh juta rupiah. / Rangga